sejarah bangsa persia
Etnis
Persia adalah keturunan Bangsa Arya yang
berhijrah dari Asia Tengah ke Iran pada
milenium kedua sebelum Masehi (SM). Bangsa Arya ini kemudian terpecah dua
menjadi bangsa Persia dan bangsa Media dan mereka berasimilasi dengan suku-suku setempat
seperti Elam. Dari sini, lahirlah bahasa Persia dan bahasa-bahasa Iran lain. Sumber sejarah tertulis pertama mengenai orang Persia ini ialah
prasasti Assyria (834 SM), dan di dalam prasasti itu ada
menyentuh tentang orang Parsua (Persia) dan Muddai (Media) Saat
itu, orang Asyur menggunakan istilah 'Parsua' untuk merujuk kepada
suku-suku di Iran. Kemudian orang Yunani mengadaptasikan istilah ini untuk merujuk pada
peradaban-peradaban dari Iran. Ketika orang Persia memeluk agama Islam, orang
Arab menggelari mereka 'Fars' karena abjad 'P' tidak terdapat dalam tulisan
Arab.
Kawasan
Persia kemudian diperintah oleh beberapa kerajaan yang membentuk
kekaisaran-kekaisaran yang kuat. Di antara kekaisaran-kekaisaran ini adalah
kekaisaran Persia seperti Akhemenid, Parthia , Sassania, Buwaihidah dan Samania.
Pemerintahan yang pernah memerintah Persia ialah Seleukus, Ummayyah, Abbasiyyah, Turki Seljuk, Afshariyah dan Qajar.
Bahasa Persia adalah salah satu bahasa yang tertua di
dunia yang masih digunakan hingga hari ini. Bahasa Persia turut terkenal karena
tradisi sastranya dan sastrawan-sastrawannya yang terkenal dan berbakat.
Antaranya ialah Hafez, Ferdowsi, Khayyam, Attar, Saadi, Nezami, Roudaki dan juga Rumi. Bahasa ini
tergolong dalam keluarga bahasa Indo-Eropa dan merupakan bahasa resmi di Iran, Tajikistan dan Afganistan.
Bahasa Persia turut memengaruhi bahasa
Indonesia dari segi nama yang merupakan nama tempat Persia purba, seperti
Johansyah (Johan Shah) dan Firmansyah. Selain itu beberapa kosakata Persia lain
turut diserap seperti arak, bait, bandar, menara, anggur, ratna (rakna),
jahanam, topan (taufan), waswas, dll.
Sekarang, mayoritas orang Persia beragama Islam (aliran Syi'ah) dan juga terdapat kelompok minoritas beragama Islam (aliran Sunnah Waljamaah), Zoroastrianisme, Kristen, Yahudi dan Bahá'í. Terdapat juga ateis dan agnostik. Orang Persia mulai memeluk Islam sekitar tahun 637 – 651. Hal itu
terkait rapat dengan penyebaran Islam pada zaman Khulafa'ur Rasyidin
Etnis Persia di seluruh dunia
- Iran - 22.986.329 (2005)
- Afganistan - 612.192 (2005)
- Bahrain - 94.460 (2005)
- Australia - 27.095 (2005)
- Austria - 11.465 (2005)
- Azerbaijan - 1.160 (2005)
Keren tulisannya
BalasHapusterima kasih...
Hapus